“Sakau” Media Sosial, Berhenti Mau?

Selamat siang teman-teman. Tidak tergoda untuk hanya sekedar melirik mention, direct message (dm) ataupun melihat tagline (linimasa) di twitter ataupun chatting, baca status, like status teman di Facebook sepertinya menjadi perkara yang susah dihindari. Sepertinya hari-hari yang kita lalui tidak lengkap bahkan hambar kalau tidak login di Twitter / Facebook. Maka tidak mengherankan bila sedang dalam pesawat katakan saja antara Jakarta dengan Medan yang mengharuskan kita untuk mematikan perangkat elektronik yang kita punya menjadi kebingungan, seakan dunia menjauhi kita, seakan terasing.

Bahkan saking “sakau” dengan media sosial, terkadang  email penting tidak dibaca apalagi dibalas karena lupa login. Kalau dipikir-pikir berapa sih rata-rata total alamat website yang kita kunjungi setiap hari? Jangan-jangan hanya membuka media sosial saja seperti Facebook, Twitter, terkadang Foursquare dan beberapa website lain yang “celakanya” website yang kita kunjungi juga masih media sosial pula. Maka tidak jarang website yang dikunjungi tiap hari kurang dari 10 alamat.

Saya sendiri terkadang menghitung rata-rata website yang saya kunjungi tiap hari dan itu bisa dihitung dengan jari, sementara rata-rata online 7 jam lebih setiap hari. Terkadang ada puluhan website yang saya kunjungi kalau sedang set-up website klien dan atau mencari-cari materi yang berhubungan dengan pekerjaan. Untuk blog walking, saya bahkan tidak pernah melakukannya lagi. Padahal blogwalking itu “penting” buat saya sebagai blogger dalam menambah wawasan dari blog yang dikunjungi dan sekaligus mempererat hubungan dengan pemilik blog tentunya.

Sadar atau tidak sadar, kita telah menghabiskan berjam-jam waktu produktif kita untuk media sosial. Terkadang kita mengikuti alur cerita yang ada di timeline atau status teman-teman media sosial kita. Padahal kita tidak butuh-butuh banget alur cerita tersebut apalagi ikutan nimbrung mengomentarinya.

Dengan keterikatan yang begitu tinggi dengan media sosial maka sepertinya sulit bagi kita untuk tidak login satu hari apalagi 2 hari, seminggu apalagi 2 Minggu. Begitu juga dengan saya, saya susah untuk “puasa” sehari saja….

Tetapi dengan niat yang bahkan dipaksakan sendiri dan mencoba tantangan baru, maka sejak hari ini tanggal 14 Maret sampai 31 Maret 2012 saya memutuskan untuk “menantang” diri-sendiri untuk tidak tergoda login di akun utama saya yaitu mendrofa di Facebook dan di Twitter.

Saya tidak anti/benci media sosial, saya hanya ingin media sosial itu membantu kita dan saya untuk berinteraksi, saya hanya ingin kita yang mengatur media sosial itu, bukan dia yang mengatur kita. Anda mau menantang diri Anda sendiri untuk tidak login sehari, 2 hari atau seminggu saja? Mau??? Bisa?

Hanya Anda yang tentukan dan jawab teman-teman. Sampai ketemu @mendrofa di media sosial di bulan April 2012 🙂

 



Artikel terkait:

  • Beriklan di Blog Anda, Mau?Beriklan di Blog Anda, Mau? Saya mau beriklan di blog anda, atau kami mau ajak saudara untuk memanfaatkan media (blog) yang anda kelola untuk mempromosikan produk/jasa kami, mau? Pastinya respon kita beragam dalam […]
  • Blog Dalam Aktifitas Anda, Berperankah?Blog Dalam Aktifitas Anda, Berperankah? Bila kita mendengar kata blog maka yang terlintas di benak kita adalah suatu alamat website pribadi yang sebagian besar ditulis pemilik blog bersangkutan yang disebut blogger yang berisi […]
  • Lagi Lagi AdamAirLagi Lagi AdamAir Belum sampai 2 bulan pasca kecelakaan AdamAir yang menewaskan semua penumpangnya kemarin AdamAir celaka lagi walaupun semua penumpangnya selamat. Tapi istilah yang mereka pakai bukan […]
  • Jakarta Banjir Lagi?Jakarta Banjir Lagi? Jakarta banjir lagi?? oh no ....!!! i`ts so bad guys....... Tapi gak heran dan kita juga semua gak heran lagi, wong sistem drainasenya buruk banget, bagaimana airnya mau mengalir. Tapi […]

Comments are closed.