News in Pictures

Normalisasi Sungai, Justru Tambah Sempit

Belasan sungai/kali yang melalui DKI Jakarta sedang giat-giatnya dinormalisasi agar banjir Jakarta segera diatasi. Namun, saya sedikit terganggu bila melewati jalan Raden Saleh sehingga saya berhenti untuk mengabadikan sungai (kali) ini, begitu juga ketika melewati kali yang terletak tidak jauh dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Normalisasi sungai ini justru mempersempit lebar baik dari sisi kiri maupun kanannya dengan masing-masing sisi berkurang, kurang lebih 1,5 meter, berarti ada 3 meter lebar sungai yang hilang. Ini normalisasi sungai macam apa? Kok justru tambah sempit ya? Alih-alih diperlebar? Pembangunan yang sedikit salah kaprah.

Saya sendiri berpikir, ini cara instant dan menghemat dari sisi anggaran dibanding harus membongkar penahan atau pondasi sebelumnya yang harus memakan biaya maupun waktu yang lama untuk membongkarnya lalu memasang tembok penahan yang baru. Sementara dari sisi kepentingan normalisasi sungai itu sendiri (yang harusnya diperlebar kalau memungkinkan) diabaikan.

Entah argumen apa yang dipakai oleh pihak berwenang sehingga normalisasi sungai-sungai di Jakarta ini justru “menyunat” lebar dari sungai itu sendiri, begitulah….

Sisi sungai di kiri dan kanan berkurang 1,5 meter, berarti ada 3 meter nanti yang hilang "disunat", alih-alih diperlebar?

Sisi sungai di kiri dan kanan berkurang 1,5 meter, berarti ada 3 meter nanti yang hilang “disunat”, alih-alih diperlebar?

Bayangkan berapa space (lebar) yang hilang dari sungai yang sedang dinormalisasi ini

Bayangkan berapa space (lebar) yang hilang dari sungai yang sedang dinormalisasi ini, saya meragukan daya tampung sungai ini ketika hujan, air pasti akan meluber kemana-mana.



Artikel terkait:

  • Ojek Sepeda OntelOjek Sepeda Ontel Ketika keluar dari Glodok Plaza menuju parkiran pada hari Selasa kemarin (09/07) ada satu pemandangan yang berhasil mencuri perhatian saya dan menggoda saya untuk memundurkan langkah […]
  • Penelitian Efektifitas TutonPenelitian Efektifitas Tuton Pada hari Sabtu (12/11/2016) di ruang rektorat Universitas Terbuka (UT), Pondok Cabe, Tangerang Selatan bersama 3 Tutor tutorial online (tuton) UT lainnya menghadiri undangan FGD (Focus […]
  • Jakarta Banjir Lagi?Jakarta Banjir Lagi? Jakarta banjir lagi?? oh no ....!!! i`ts so bad guys....... Tapi gak heran dan kita juga semua gak heran lagi, wong sistem drainasenya buruk banget, bagaimana airnya mau mengalir. Tapi […]
  • Intip Taman Ismail Marzuki yukIntip Taman Ismail Marzuki yuk Sebenarnya hari ini tujuan saya ke Taman Ismail Marzuki (TIM) dalam rangka melihat pameran naskah sastra Betawi abad ke-16 yang digelar hingga 16 Juli 2013 yang menampilkan seni lukis dan […]

2 Comments

  1. @afanrid says:

    daripada menggusur lahan warga yang ujung2nya demo Mungkin ini langkah mudah yang bisa ditempuh, karena sungai itu sendiri gak bisa ngomong + demo.

    • Iya sih mas bro gak bisa ngomong + demo, tapi nanti kalau waktunya hujan tiba sungainya bakal ngamuk juga dengan ogah menerima volume air yang berjubel tuh…. hehe

Comments are now closed for this article.