Jakarta, Kota Gerah yang Penuh Sejarah

Berlibur ke kota Jakarta? Kenapa tidak. Walau kota Jakarta bukan dikenal sebagai kota wisata, ternyata banyak tempat yang bisa Anda kunjungi di sana lho. Sebagai kota tertua dan ibukotanya Indonesia sejak zaman penjajahan, Jakarta banyak meninggalkan tempat bersejarah yang bisa Anda kunjungi sebagai tempat wisata.

seamentor.com

seamentor.com

Jika Anda tertarik untuk mengulik tempat-tempat bersejarah di Jakarta, sehari dirasa tidak cukup mengunjungi satu persatu tempat tersebut. Anda bisa menginap di Pomelotel yang berlokasi strategis di Kuningan. Untuk memesan Pomelotel, cukup membuka situs traveloka di smartphone milik Anda.

Hotel bintang tiga ini cukup mudah ditemukan, yakni di Jalan Dukuh Patra Raya no.28 Kuningan, Jakarta Selatan. Letaknya berada di tengah pusat bisnis kota Jakarta sehingga sangat aksesibel. Meskipun berada di tengah kota, suasana hotel cukup nyaman dan tenang.

Nah, tak cukup hanya menemukan tempat menginapnya saja, berkeliling Jakarta juga wajib Anda lakukan. Di Jakarta, Anda bukan hanya ditawarkan keseruan objek wisata, melainkan juga diedukasi mengenai kemerdekaan, pahlawan-pahlawan, dan alasan mengapa tempat bersejarah itu dibangun.

Berikut beberapa pilihan tempat wisata yang mengedukasi dan bisa Anda kunjungi saat berada di Jakarta:

Masjid Istiqlal

Jika dibayangan Anda objek wisata edukasi tentang sejarah hanya museum dan monumen-monumen, Anda salah. Di Jakarta, ternyata terdapat bangunan ibadah yang sejarahnya berhubungan dengan kemerdekaan Indonesia, yaitu Masjid Istiqlal.

simas.kemenag.go.id

simas.kemenag.go.id

Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara. Terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar, masjid ini berdesain modern dengan lantai yang dilapis marmer. Dengan ornamen geomatrik sederhana berbentuk kubus yang terbuat dari baja antikarat, bangunan utama dari Masjid ini dimahkotai satu kubah besar berwarna putih tulang.

Dibangun di atas kawasan bekas reruntuhan benteng Belanda, Masjid Istiqlal sengaja dibangun pada masa Presiden Soekarno sebagai bentuk rasa syukur atas atas kemerdekaan bangsa Indonesia yang memang mayoritas beragama Islam. Sesuai dengan nama Masjid ‘Istiqlal’ yang berarti kemerdekaan atau kemenangan, Masjid ini dijadikan sebagai Masjid kebanggaan Negara setelah bisa meraih kemerdekaannya.

Masjid Istiqlal banyak dikunjungi orang-orang untuk ibadah atau untuk wisata religi. Selain Muslim, Non-Muslim pun boleh mengunjungi bagian-bagian tertentu di Majid ini dengan tujuan mengenalkan Islam sebagai agama yang terbuka. Bila Anda berkunjung ke sana, Anda bisa beribadah sekaligus melihat kemegahan Masjid atau berfoto di pelataran Masjid.

Museum Nasional atau Museum Gajah

id.wikipedia.org

id.wikipedia.org

Menawarkan wisata budaya dan sejarah, Museum Nasional bisa Anda jadikan tujuan jalan-jalan sekaligus edukasi. Sebagai museum terbesar di Asia Tenggara, museum ini memiliki koleksi yang terdiri 7 jenis koleksi yaitu prasejarah, arkeologi, keramik, numismtik-heraldik, sejarah, etnografi dan geografi.

Berbagai benda-benda bersejarah disuguhkan Museum peninggalan Belanda ini, seperti artefak, arca-arca kuno, kerajinan dan senjata kuno yang berasal dari berbagai daerah Nusantara, dan fosil binatang zaman purba. Bahkan, Museum Nasional termasuk dalam museum terlengkap di dunia.

Museum Satria Mandala

Terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Museum ini adalah museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelum dijadikan museum, dahulu tempat ini adalah rumah salah satu istri mantan Presiden Indonesia, Soekarno. Bila Anda mengunjungi museum ini, Anda akan disuguhi berbagai koleksi perlatan perang dari zaman dahulu sampai modern.

Dalam komples Museum TNI Satria Mandala, terdapat museum Waspada Purbawisesa yang di dalamnya terdapat diorama ketika TNI bersama rakyat menumpas gerombolan separatis DI/TII. Selain yang dijelaskan di atas, Museum Satria Mandala juga memiliki Taman Bacaan Anak, Kios Cendramata, kantin, dan gedung serbaguna.

Monas (Monumen Nasional)

Sebagai ikon Jakarta yang telah banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, Moumen Nasional atau biasa disingkat Monas adalah sebuah bangunan yang dibuat sebagai monumen perjuangan bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemerdekaan. Keinginan Soekarno memiliki tugu yang setara dengan tugu-tugu di ibukota besar seperti menara Eiffel di Paris, menggagas pembangunan Monas ini.

Jika Anda berkunjung ke Monas, ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sana. Di halaman Monas yang sangat luas, Anda bisa bersantai bersama keluarga sambil berfoto dengan Monas sebagai latar foto. Disarankan mengunjungi Monas ketika sore hari atau malam hari, karena di siang hari terik matahari Jakarta sangat menyengat.

Selain sekedar bersantai, Anda juga bisa berkunjung ke museum yang terletak di bawah Monas. Museum ini bisa diakses lewat satu-satunya pintu berupa terowongan yang cukup panjang. Sebelum masuk, Anda diharuskan untuk membeli tiket yang tidak terlalu jauh dari pintu masuk.

Setelah puas melihat-lihat koleksi di museum Monas, Anda juga bisa melihat pemandangan kota Jakarta dari ketinggian di puncak Monas dengan menggunakan lift yang tersedia.

Jadi, tak usah khawatir merasa “gerah-gerahan” di Jakarta, yang penting banyak hal yang bisa dilakukan di sana, termasuk belajar tentang sejarah.

If you liked this post, say thanks by sharing it 🙂

Buy and Sell text links



Artikel terkait:

  • Jakarta Banjir Lagi?Jakarta Banjir Lagi? Jakarta banjir lagi?? oh no ....!!! i`ts so bad guys....... Tapi gak heran dan kita juga semua gak heran lagi, wong sistem drainasenya buruk banget, bagaimana airnya mau mengalir. Tapi […]
  • “Sabar Ya, Jakarta Sedang Sakit”“Sabar Ya, Jakarta Sedang Sakit” Saya dan sebagian besar warga Jakarta yang melakukan perjalanan dari sore hingga malam di hari Sabtu (22/12) ini pasti baru saja melewati hari yang "berdarah-darah" di jalanan, ya terjebak […]
  • Terima Kasih Java JazzTerima Kasih Java Jazz Sudah 3 tahun belakangan saya gandrungi musik jazz, aliran musik yang dulunya asing di telinga dan beranggapan bahwa musik jazz hanya cocok untuk kalangan tertentu saja, orang tua. […]
  • Normalisasi Sungai, Justru Tambah SempitNormalisasi Sungai, Justru Tambah Sempit Belasan sungai/kali yang melalui DKI Jakarta sedang giat-giatnya dinormalisasi agar banjir Jakarta segera diatasi. Namun, saya sedikit terganggu bila melewati jalan Raden Saleh sehingga […]

Comments are closed.

Get Adobe Flash player