<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kris J. Mendrofa &#187; General</title>
	<atom:link href="http://www.mendrofa.com/category/general/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mendrofa.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 07:19:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Permen &amp; Uang Receh</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/09/16/permen-uang-receh/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/09/16/permen-uang-receh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 08:58:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Trash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[Seratus rupiah, lima ratus rupiah, seribu rupiah bahkan lima ribu rupiah tidak membuat bapak, ibu, tante, kakak dan abang jatuh miskin. Demikian pantun sumbang yang keluar dan mengalir begitu saja dari mulut &#8220;seniman&#8221; jalanan ibukota yang mengaku baru saja keluar dari penjara di depan penumpang angkutan umum (biasanya bus PATAS, metromini). Kejadian ini hampir tiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seratus rupiah, lima ratus rupiah, seribu rupiah bahkan lima ribu rupiah tidak membuat bapak, ibu, tante, kakak dan abang jatuh miskin. Demikian pantun sumbang yang keluar dan mengalir begitu saja dari mulut &#8220;seniman&#8221; jalanan ibukota yang mengaku baru saja keluar dari penjara di depan penumpang angkutan umum (biasanya bus PATAS, metromini). Kejadian ini hampir tiap hari dialami oleh pengguna jasa kendaraan umum, nah bagaimana kalau kejadian serupa kita alami ketika berbelanja dengan modus yang berbeda tentunya?<span id="more-700"></span></p>
<p>Pernahkah berbelanja di mall, pasar swalayan, toko ataupun di pusat perbelanjaan modern dimana ketika membayar di kasir kita &#8220;ditodong&#8221; oleh satu atau beberapa permen bahkan kotak amal atau sumbangan? dan bukan sebaliknya kita mendapatkan uang kembalian?</p>
<p>Respon kita pasti diam saja sambil mengambil permen itu ataupun mengangguk saja dengan tawaran sikasir, mungkin kita berpikir berapa sih nilai uang itu ataupun berpikir ngapain sih repot-repot ambil recehen itu, toh nilainya gak seberapa. Atau kita masih ingat kata-kata &#8220;seniman&#8221; jalanan tadi? ya kita tidak akan jatuh miskin! *_*</p>
<p>Biasanya sambil menyodorkan permen, sikasir memberi alasan kalau mereka tidak punya uang recehan. Tapi anehnya kejadian yang sama terus-menerus terjadi dan sepertinya tanpa niat yang baik dari pihak manajemen mereka untuk menyediakan uang receh.</p>
<p>Sebenarnya solusinya sederhana saja, kalau mereka gak mau atau ogah menyediakan uang receh mendingan harga-harga barang yang mereka jual didesain agar harganya uang pas semua. Kalau kejadian yang sama berulang-ulang terus, kita juga sebagai konsumen lama-kelamaan merasa tidak nyaman.</p>
<p>Saya teringat dengan dosen saya dulu yang ketika mengajar suatu saat &#8220;curhat&#8221; tentang kejadian yang beliau alami ketika berbelanja dimana beliau langsung disodorkan permen oleh sikasir dan tanpa diduga oleh sikasir, sang dosen langsung marah-marah. Saya waktu itu berpikir tindakan dosen saya ini tidak perlu dan berlebihan. Masakan dia tega memarahi kasir itu hanya gara-gara uang recehan. Argumen sang dosen waktu itu adalah uang sebagai alat pembayaran dan bukannya permen sambil mengancam beliau berkata akan melaporkan pihak manajemen ke bank sentral (BI).</p>
<p>Akhir-akhir ini juga saya sering mengalami kejadian yang sama di minimarket dekat kos saya di kawasan Pulomas. Nama minimarketnya gak usah dikasih tahulah, nanti saya dituntut dengan pasal bodoh itu lagi, anda tahu sendiri pasal bodoh itu kan? ya pasal pencemaran nama baik!</p>
<p>Karena minimarket ini buka 24 jam dan cocok dengan karakteristik saya yang gak teratur tidur, bangun dan berbelanjanya maka kadang tengah malam saya belanja di tempat itu dan celakanya mereka tidak pernah punya uang recehan untuk mengembalikan uang kembalian saya, sebagai penggantinya disodorkanlah permen sebagai &#8220;alat pembayaran&#8221; baru mereka, canggih kan?</p>
<p>Maksud saya canggih disini adalah pihak manajemen minimarket itu gak mau repot untuk menyediakan uang receh, mereka cukup mengambil jalan pintas saja dengan cara menyediakan permen dan atau menambah 1 kotak dengan embel-embel kotak amal di depan kasir. Lalu terpecahkan sudah 1 masalah buat mereka dalam meyediakan uang receh.</p>
<p>Nah dengan entengnya, sikasir menawarkan saya, pak kembaliannya disumbangkan ke kotak amal ya? iya deh saya bilang. Kejadian sumbang-menyumbang ke kotak amal itu terus berlanjut, tiap belanja menyumbang lagi, sumbang trus&#8230;?? pantang mundur ha ha seperti iklan aja&#8230;.</p>
<p>Tapi ada satu yang aneh saudara-saudara sekalian, uang sumbangan saya tadi tidak langsung dimasukkan ke kotak amal itu sepeti yang ditawarkan sikasir. Harusnya uang hasil sumbangan saya langsung dimasukkan ke kotak amal itu, tapi karena mereka belum punya uang receh ya tetap saja uang saya gak jelas statusnya dan lebih parah dari tawaran permen.</p>
<p>Kalau tawaran permen saya bisa melihat, meraba dan memakan (3 M he he he) tuh permen tapi menyumbang di kotak amal tadi? ya saya gak bisa melihat pertanggungjawaban mereka, apakah nanti mereka menghitung semua uang sumbangan pelanggan lalu memasukkannya ke kotak sumbangan itu lalu hasil sumbangan itu disalurkan sesuai dengan peruntukannya atau tidak.</p>
<p>Sampai suatu saat saya datang lagi untuk belanja dan dan kasir menawarkan lagi, pak uang kembalian yang Rp. 800 disumbangkan ke kotak amal ya? saya bilang tidak!! ogah! gak mau menyumbang titik&#8230;.. bukannya saya gak mau menyumbang, tapi masa tiap belanja disini langsung ditodong dengan kotak amal dan permen?</p>
<p>saya mau uang kembalian saya. Saya langsung marah-marah dengan kasir itu, kalian jualan serius gak sih? yang profesioanl donk&#8230;. kasir yang disebelahnya ikut nimbrung dan membela, pak uang receh kami lagi habis. Lagi habis? gak deh, kayaknya gak habis, kalian tiap saat begini trus kok, kalau gak menawarkan permen langsung menawarkan kotak amal. Kotak amal apaan ini? cuma kedok tau, kalian gak mau repot menyediakn uang receh sih.</p>
<p>Jadi ingat kata-kata seniman jalanan tadi yang ngaku baru keluar dari penjara: seratus rupiah, lima ratus rupiah, seribu rupiah bahkan lima ribu rupiah tidak membuat bapak, ibu, tante, kakak dan abang jatuh miskin, mungkin kata-kata ini yang membuat manajemen minimarket itu terinspirasi dan mau melakukan hal yang sama, cuape deh&#8230; jadi emosi jiwa nih&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/09/16/permen-uang-receh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nah ini dia&#8230;&#8230; Empat Anggota DPD Kalimantan Barat Akan Diisi Oleh Perempuan Semua!</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/04/28/nah-ini-dia-empat-anggota-dpd-kalimantan-barat-akan-diisi-oleh-perempuan-semua/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/04/28/nah-ini-dia-empat-anggota-dpd-kalimantan-barat-akan-diisi-oleh-perempuan-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 07:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Politic]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah tercipta di Kalimantan Barat. Alokasi empat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) semuanya diisi oleh perempuan, Sri Kadarwati, Maria Goretti, Hairiah dan Erma Suryani Ranik. Mereka menyisihkan 22 calon laki-laki lainnya. Maria Goretti memperoleh suara sebanyak 157.279, disusul Sri Kadarwati 151.602. Setelah kedua incumbent tersebut, dua pendatang baru, Hairiah mendapatkan suara 124.854 dan Erma Suryani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejarah tercipta di Kalimantan Barat. Alokasi empat anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) semuanya diisi oleh perempuan, Sri Kadarwati, Maria Goretti, Hairiah dan Erma Suryani Ranik. Mereka menyisihkan 22 calon laki-laki lainnya. Maria Goretti memperoleh suara sebanyak 157.279, disusul Sri Kadarwati 151.602. Setelah kedua incumbent tersebut, dua pendatang baru, Hairiah mendapatkan suara 124.854 dan Erma Suryani Ranik 118.340. (sumber: tribunbatam.co.id / 28/04/2009)<em><span id="more-614"></span></em></p>
<p>Ini merupakan prestasi luar biasa dan ke depan akan semakin biasa terjadi, yang penting kualitas dan pengabdiannya yang dilihat oleh masyarakat dan bukan karena latarbelakangnya apalagi hanya melihat jenis kelaminnya saja atau bahkan hanya melihat garis keturunannya saja.</p>
<p>Saya sangat senang sekaligus bangga dengan srikandi-srikandi Kalimantan Barat yang berhasil menang dan &#8220;mempercundangi&#8221; calon laki-laki yang merasa lebih layak menang.</p>
<p>Selama kampanye bahkan sebelum kampanye berlangsung, para politisi negeri ini memang selalu mengatakan bahwa masih belum saatnya perempuan bersaing secara terbuka dengan laki-laki padahal sebaliknya. Selamat!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/04/28/nah-ini-dia-empat-anggota-dpd-kalimantan-barat-akan-diisi-oleh-perempuan-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gratis Domain dan Hosting Selama 2 Tahun</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/04/17/gratis-domain-dan-hosting-selama-2-tahun/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/04/17/gratis-domain-dan-hosting-selama-2-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 13:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=595</guid>
		<description><![CDATA[Mau domain dan hosting gratis selama 2 tahun&#8230;??? Dalam rangka menyambut ulang tahun pertama situs www.hoster2u.com pada tanggal 26 Juni 2009, maka kami membagi-bagikan domain dan hosting gratis, seratus persen gratis tanpa syarat dan tanpa bayar sepersenpun selama 2 tahun! Rincian domain dan hosting gratis yang kami bagikan: 5 domain ditambah paket hosting sebesar 100 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mau domain dan hosting gratis selama 2 tahun&#8230;???</p>
<p>Dalam rangka menyambut ulang tahun pertama situs <strong>www.hoster2u.com</strong> pada tanggal 26 Juni 2009, maka kami membagi-bagikan domain dan hosting gratis, seratus persen gratis tanpa syarat dan tanpa bayar sepersenpun selama 2 tahun!</p>
<p>Rincian domain dan hosting gratis yang kami bagikan:</p>
<ul>
<li><strong>5 domain</strong> ditambah<strong> paket hostin</strong>g sebesar <strong>100 MB</strong> selama 2 tahun (masa aktif tahun pertama domain 1 tahun, tahun berikutnya diperpanjang lagi sehingga total menjadi 2 tahun gratis)</li>
<li><strong>5 paket hosting</strong> masing-masing berkapasitas <strong>100 MB</strong></li>
</ul>
<p>Pilihan domain gratis: .com, .net, .org, .biz, .us, .name (boleh memilih salah satu domain)<span id="more-595"></span></p>
<p>Khusus untuk paket kedua (gratis hosting saja) dikarenakan kami tidak memberi domain, setelah dinyatakan menanng nanti silahkan mendaftarkan domain baik yang berbayar maupun yang gratisan seperti domain .co.cc ataupun memakai domain lama anda.</p>
<p>Syaratnya? hampir tidak ada, kami akan memilih secara acak maupun lewat undian dan sebagian lewat survei atas aktifitas anda di blog/website yang anda kelola. Jadi, baik blogger maupun yang tidak punya blog alias masyarakat umum mempunyai kesempatan yang sama dalam memperoleh domain dan hosting gratis dari kami.</p>
<p>Buruan daftar, kesempatan pendafataran hanya dibuka untuk 150 orang pertama setelah itu program ini akan ditutup dan akan memasuki proses seleksi. Jangan lupa beritahu teman-teman anda tentang program ini.</p>
<p>Pengumuman pemenang tanggal 20 Juni 2006, pendaftaran/pengaktifan account domain dan hosting tanggal 26 Juni 2009.</p>
<p>Silahkan daftarkan diri anda <strong><a href="http://hoster2u.com/myaccount/submitticket.php?step=2&amp;deptid=004" target="_blank">disini</a></strong></p>
<p>Pertanyaan tentang program ini? silahkan <strong><a href="http://hoster2u.com/myaccount/contact.php" target="_blank">klik disini</a> </strong>atau silahkan menghubungi 0813.88383.011 atau 021 26269926</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/04/17/gratis-domain-dan-hosting-selama-2-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Kembali Indonesia Raya</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/04/04/membangun-kembali-indonesia-raya/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/04/04/membangun-kembali-indonesia-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 08:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Politic]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[Baru! saya baru launching logo dukungan dengan tagline: &#8220;I SUPPORT Prabowo Subianto president 2009&#8243; di FaceBook dan blog.  Tertarik untuk memajang logo ini di FB atau blog anda? silahkan!!! copy paste scriptnya di www.mendrofa.com Perhatian: logo dukungan ini merupakan inisiatif sendiri karena saya (kris J. Mendrofa) tertarik dengan program kerja Prabowo Subianto yg pro rakyat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru! saya baru launching logo dukungan dengan tagline: &#8220;I SUPPORT Prabowo Subianto president 2009&#8243; di FaceBook dan blog.  Tertarik untuk memajang logo ini di FB atau blog anda? silahkan!!! copy paste scriptnya di www.mendrofa.com Perhatian: logo dukungan ini merupakan inisiatif sendiri karena saya (kris J. Mendrofa) tertarik dengan program kerja Prabowo Subianto yg pro rakyat dan petani. Berikut program aksi Prabowo Subianto yang saya kutip dari <strong>PerubahanUntukRakyat.Com:</strong></p>
<p align="center"><strong>8 PROGRAM AKSI UNTUK KEMAKMURAN RAKYAT</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong>1. </strong><strong>Menjadwalkan Kembali Pembayaran Utang Luar Negeri</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal  untuk membiayai program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah serta ramah lingkungan.<span id="more-586"></span></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>2. </strong><strong>Menyelamatkan Kekayaan Negara untuk Menghilangkan Kemiskinan</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi.<strong></strong></li>
<li> Menghentikan penjualan aset negara yang strategis dan atau yang menguasai hajat hidup orang banyak.<strong></strong></li>
<li> Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan nasional.<strong></strong></li>
<li> Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara untuk menyimpan dana hasil ekspornya di bank dalam negeri.<strong></strong></li>
<li> Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah.<strong></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. </strong><strong>Melaksanakan Ekonomi Kerakyatan</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, kedelai, tebu yang dapat mempekerjakan 12 juta orang.<strong></strong></li>
<li> Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio ethanol) yang dapat mempekerjakan 24 juta orang.<strong></strong></li>
<li> Membangun pabrik pupuk Urea dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton.<strong></strong></li>
<li> Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi rakyat kecil.<strong></strong></li>
<li> Membangun sarana transportasi massal.<strong></strong></li>
<li> Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil.<strong></strong></li>
<li> Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2000 menuju USD 4000.<strong></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>4. </strong><strong>Delapan Program Desa</strong></p>
<ul type="disc">
<li><strong>Listrik desa</strong></li>
<li><strong>Bank dan lembaga keuangan desa</strong></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li><strong>Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa</strong></li>
<li><strong>Air bersih desa</strong></li>
<li><strong>Klinik desa</strong></li>
<li><strong>Pendidikan desa</strong></li>
<li><strong>Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir</strong></li>
<li><strong>Rumah sehat pedesaan</strong></li>
</ul>
<p><strong>5. </strong><strong>Memperkuat Sektor Usaha Kecil</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang kecil.</li>
<li> Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya.</li>
<li> Melindungi pedagang pasar trasdisional dengan melarang pembangunan pasar swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang.</li>
<li> Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh, termasuk  buruh migran (TKI/TKW).</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>6. </strong><strong>Kemandirian Energi</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW).<strong></strong></li>
<li> Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyak, pabrik bio ethanol dan pabrik DME (Pengganti LPG).<strong></strong></li>
<li> Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren &#8211; dengan sistem tanam tumpangsari &#8211; untuk produksi bahan bakar ethanol, sebagai pengganti BBM impor. Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekpor bahan bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan sekitar 56 juta mt ethanol/tahun).<strong></strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>7. </strong><strong>Pendidikan &amp; Kesehatan</strong></p>
<ul type="disc">
<li>Mencabut Undang-undang Badan      Hukum Pendidikan (BHP).</li>
<li>Menghapus pajak buku      pelajaran dan menghentikan model penggantian buku pelajaran setiap      tahun.</li>
<li>Membagi sedikitnya 1 juta      lap-top kepada mahasiswa per tahun.</li>
<li>Mengaktifkan kembali program      KB (Keluarga Berencana).</li>
</ul>
<ul type="disc">
<li>Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas.</li>
<li>Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program      pemerintah terutama di kantong-kantong kemiskinan.</li>
<li>Menggerakkan Revolusi Putih      dengan menyediakan susu untuk anak-anak      miskin.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>8. </strong><strong>Menjaga Kelestarian Alam dan Lingkungan Hidup</strong></p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi aneka ragam hayati dan hutan lindung.</li>
<li> Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai</li>
<li> Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan.</li>
<li> Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa.</li>
</ul>
<p><em>Sumber: http://perubahanuntukrakyat.com/2009/03/14/membangun-kembali-indonesia-raya/</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/04/04/membangun-kembali-indonesia-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yes You Can (2)</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/01/28/yes-you-can-2/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/01/28/yes-you-can-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 05:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Politic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=563</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;&#8230;&#8230; Ahirnya pelantikan Barack Obama benar-benar terjadi walaupun dalam keadaan sederhana, jutaan warga berkumpul di sekitar lokasi pelantikan, jutaan warga Amerika lainnya menyaksikan proses pelantikan lewat berbagai media elektronik: televisi, radio, internet dan sebagainya dan bahkan tidak luput juga penduduk dunia ikut menyaksikan proses pelantikan ini. Singkatnya jutaan dan mungkin ratusan juta mata tertuju pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;&#8230;&#8230; Ahirnya pelantikan Barack Obama benar-benar terjadi walaupun dalam keadaan sederhana, jutaan warga berkumpul di sekitar lokasi pelantikan, jutaan warga Amerika lainnya menyaksikan proses pelantikan lewat berbagai media elektronik: televisi, radio, internet dan sebagainya dan bahkan tidak luput juga penduduk dunia ikut menyaksikan proses pelantikan ini. Singkatnya jutaan dan mungkin ratusan juta mata tertuju pada satu sosok yaitu pelantikan presiden baru barack Obama.&#8221; Ini merupakan cupliklan artikel saya sebelumnya yang masih berjudul yang sama yaitu &#8220;Yes You Can&#8221;</p>
<p>Setelah dunia maupun negeri ini puas menyaksikan &#8220;atraksi&#8221; dari suksesnya Barack Obama menjadi orang nomor satu di AS, maka duniapun akan segera menonton atraksi serupa di negeri yang namanya Indonesia dalam arti Indonesia juga akan memilih presidennya secara demokratis, tetapi akankah calon presiden maupun presiden terpilih Indonesia di pemilihan umum 2009 ini akan dielu-elukan oleh warganya sendiri? akankan pelajar SD merayakan kemenangan RI satu nanti? apakah akan ada ribuan bahkan jutaan fans di negeri ini? akankah dunia memberi apresiasi tinggi kepada presiden terpilih nanti?<span id="more-563"></span></p>
<p>Semuanya ini hanya waktu yang akan menjawab, tetapi sejak sekarang kita sudah dapat menebak siapa-siapa saja calon yang akan bertarung nantinya, sebagian masih muka-muka lama dengan pakai gaya lama pula! Yang merasa tua dan senior  dan merasa banyak pengalaman karena pernah memimpin memandang sinis calon yang muda/junior, calon junior juga menganggap calon tua sudah tidak bisa apa-apa karena mereka tidak berhasil membawa negeri ini keluar dari keterpurukan ketika mereka memimpin.</p>
<p>Sementara calon-calon yang bertarung nanti masing-masing sibuk membentengi diri dengan berbagi argumen dangkal, mereka lupa ataupun mungkin sudah tertutup pintu hati nuraninya bahwa sebenarnya yang harus mereka bahas dan perdebatkan adalah bagaimana memberikan solusi dan bukan sekedar argumen  yang tidak akan selesai dibahas-bahas.</p>
<p>Di acara debat televisi para politisi kita yang akan bertarung ataupun yang berandai-andai kalau dipilih nanti mereka akan melakukan inovasi ini, inovasi itulah yang bahkan terlalu dipaksakan dan terlalu berlebihan.</p>
<p>Mereka bilang: kalau ada koruptor dihukum mati saja, kalau masih mencuri ikan, tenggelamkan saja kapalnya, agenda pertama saya ketika memimpin negeri ini adalah memberi sembako murah untuk rakyat, pertama dalam sejarah harga minyak turun 3 kali dan seterusnya, semuanya gombal dan berlebihan semua.  Kesan yang didapat dari pernyataan-pernyataan diatas, sepertinya mereka dengan mudah menghentikan pencuri ikan di laut, menghentikan koruptor, menurunkan harga.</p>
<p>Kadang pernyataan politisi negeri ini di berbagai media  membuat bulu kuduk merinding karena saking keras dan kritisnya pernyataan mereka, tetapi kalau mereka sudah masuk ke sistem atau tujuan mereka sudah tercapai, suara-suara &#8220;sumbang&#8221; tadi nyaris tidak terdengar dan bahkan tiba-tiba berubah wujud menjadi &#8220;makhluk&#8221; yang gampang marah/ngambek kalau posisi mereka terancam atau gagal mendapatkan apa yang mereka impikan.</p>
<p>Ketika pemilihan umum, tiba-tiba saja mereka jadi pahlawan rakyat dengan berbagai kunjungan dan ketika menang tempat usaha atau rumah-rumah warga mereka gusur dengan dalih demi ketertiban dan keamanan umum. Di Jawa Timur tepatnya di pulau Madura, para politisi lokal berusaha memperebutkan suara rakyat lewat pemilihan ulang yang curang sebelumnya dan kalau mereka sudah menang akankah mereka memperebutkan dan berbondong-bondong mendengarkan aspirasi warga yang memilih disana?</p>
<p>Yang tidak memilih atau golput dianggap dosa/haram, tetapi kalau pemerintah tidak memenuhi kewajibannya untuk memenuhi amanat Undang-Undang Dasar tentang alokasi 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan karena alasan kurang dana atau apapun alasannya tidak dianggap haram, tidak dianggap berdosa padahal telah melanggar amanat konstitusi kita.</p>
<p>Yang golput &#8220;dihujat&#8221; seperti warga negara yang tidak bertanggungjawab, yang korup disanjung-sanjung telah berbuat sesuatu untuk negeri ini, sehingga pengadilan cuma menjatuhkan hukuman ringan kepada mereka karena mungkin sudah terbawa dengan opini pengabdian tadi, warga miskin yang mencuri besi tua atau sandal tua dihukum seberat-beratnya.</p>
<p>Kita masih bersyukur masih ada lembaga yang independen dan &#8220;waras&#8221; yaitu Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan salah satu pasal UU Pemilu pada 23 Desember 2008. Pasal yang dibatalkan yakni pasal 214 huruf a, b, c, d, e Undang-undang (UU) nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang mengatur soal sistem nomor urut dan menggantinya dengan suara terbanyak. Semoga memilih kucing dalam karung tidak terjadi lagi, semoga!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/01/28/yes-you-can-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NiasBerbagi.Com</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2009/01/19/niasberbagicom/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2009/01/19/niasberbagicom/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 05:47:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=556</guid>
		<description><![CDATA[Saya mengucapkan selamat atas peluncuran blog www.niasberbagi.com]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mengucapkan selamat atas peluncuran blog <a href="http://www.niasberbagi.com">www.niasberbagi.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2009/01/19/niasberbagicom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
