<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kris J. Mendrofa</title>
	<atom:link href="http://www.mendrofa.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.mendrofa.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 08:53:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sampai Ketemu di Java Jazz 2011</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/03/09/sampai-ketemu-di-java-jazz-2011/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/03/09/sampai-ketemu-di-java-jazz-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 07:13:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Java Jazz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=977</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya perhelatan akbar Jakarta International Java Jazz Festival berakhir pada hari Minggu kemarin (7/3/2010). Selama 3 hari penggemar musik Jazz di tanah air dimanjakan oleh musisi kelas dunia, festival Jazz terbesar yang pernah ada sejagat dengan 20 panggung dan ribuan artis dalam dan luar negeri. Jakarta International Java Jazz Festival 2010 bahkan diganjar penghargaan oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya perhelatan akbar Jakarta International Java Jazz Festival berakhir pada hari Minggu kemarin (7/3/2010). Selama 3 hari penggemar musik Jazz di tanah air dimanjakan oleh musisi kelas dunia, festival Jazz terbesar yang pernah ada sejagat dengan 20 panggung dan ribuan artis dalam dan luar negeri. Jakarta International Java Jazz Festival 2010 bahkan diganjar penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai festival Jazz terbesar dunia, luar biasa! Di tengah keterpurukan negeri ini, seperti rekor negara terkorup di Asia Pasifik yang baru saja dirilis, negara kita juga &#8220;mengimbanginya&#8221; dengan rekor baru dalam dunia musik.<span id="more-977"></span></p>
<p>Tua, muda bahkan banyak pelajar juga ikut menikmati setiap alunan musik yang dibawakan. Warga/turis asing, pejabat ataupun artis-artis tanah air juga &#8220;berkeliaran&#8221; menonton festival ini, teman-teman blogger juga ternyata banyak menonton acara ini. Singkatnya semua datang dengan segala perjuangan (baca bolak-balik stage dengan kaki pegal) hanya untuk satu tujuan menikmati alunan musik Jazz.</p>
<p>Ada beberapa kejadian yang menarik dan unik menurut saya yaitu ketika lagu terakhir yang dibawakan artis yang manggung berakhir dan menutupnya dengan ucapan terima kasih, para penonton sepertinya enggan meninggalkan arena konser, padahal masih ada belasan panggung lain yang sedang mengadakan pertunjukan serupa, justru sebagian meneriakkan &#8220;more, more&#8230;&#8230;&#8221;. Saya yakin para penonton banyak yang belum terlalu kenal dengan artis yang manggung bahkan bisa jadi baru mendengar namanya ketika perhelatan Java Jazz ini (seperti saya misalnya) tetapi sepertinya para penonton sudah mempunyai keterikatan seakan-akan sudah sangat familiar. Ini mengindikasikan bahwa musik Jazz telah menghipnotis penonton, bukan semata-mata karena menjadi penggemar (ngefans) dengan artis yang bersangkutan, para penonton bukan berbasiskan fans.</p>
<p>Saya sendiri masuk ke arena festival sekitar jam 4 sore dan baru meninggalkannya jam 00.35 WIB (7 jam lebih), menikmati musik Jazz 7 jam lebih dalam sehari merupakan rekor terlama buat saya, lebih-lebih dalam menikmati musik. Kali ini saya pergi nonton sendirian, saya menikmati kesendirian ini untuk benar-benar menonton Jazz. Beberapa kali membaca update-an twitternya mbak <a href="http://chikastuff.wordpress.com/">Chika</a> yang sedang nonton juga dan kami saling balas Twit deh dan akhirnya tidak bisa ketemuan juga padahal saya mau sekalian kopdar juga dengan mbak yang satu ini, memang pernah ketemuan di Pesta Blogger juga sih.</p>
<p>Terus terang, saya baru mengenal musik Jazz beberapa tahun terakhir berkat adanya festival Jazz yang diselenggarakan PT. JAVA FESTIVAL PRODUCTION ini. Java Festival Production telah berperan besar memperkenalkan musik Jazz di tanah air. Tahun lalu bahkan saya masih ragu dan akhirnya memutuskan untuk tidak menonton Java Jazz Festival karena takut perhelatannya mengecewakan saya, tetapi akhirnya tahun ini saya memutuskan untuk menonton dan ternyata luar biasa nikmatnya dan bahkan saya telah menetapkan festival ini ke dalam agenda tahunan saya yang wajib untuk didatangi, tentunya kalau perhelatan musik Jazz ini konsisten diselenggarakan.</p>
<p>Ketika waktu mulai masuk ke jam 00 WIB dini hari, saya masih menonton konser Gugun Blues Shelter di panggung terbuka, penampilan mereka keren banget walau aliran musiknya tidak terlalu Jazz bahkan mungkin bukan? kurang tau juga, mungkin sesuai namanya musik mereka beraliran Blues. Karena penampilan mereka keren, maka saya memutuskan untuk menontonnya sampai berakhir, lagi-lagi penonton minta nambah dan dipenuhi. Oh ya, Gugun Blues Shelter adalah grup musik lokal yang sudah dikenal luas di dunia Internasional ternyata, seorang personil mereka adalah bule yang sudah fasih berbahasa Indonesia. Gugun Blues Shelter akan manggung di Singapore dalam waktu dekat bareng musisi kaliber dunia tentunya.</p>
<p>Setelah puas menonton Gugun Blues Shelter, saya balik lagi ke gedung utama dan naik ke lantai 6 sekitar jam 00.15 WIB,  Nita Aartsen-Latin Jazz Mania sudah menunggu disana. Kali ini yang menonton sedikit, tempatnya juga tidak luas. Penampilan Nita Aartsen-Latin Jazz termasuk pertunjukan terakhir selain Arturo O&#8217;Farril. Walau kaki sudah pegal dan sudah ngantuk para penonton termasuk saya (mungkinkah ini barisan penikmat Jazz sejati? he he he) dengan setia menikmati alunan Jazz yang mereka bawakan, pertunjukan ini suasananya seperti nonton pagelaran wayang saja, nonton semalam suntuk. Sampai ketemu di Java Jazz Festival 2011!</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-03.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1008" title="MendrofaCom-JavaJazz-03" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-03-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> <a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-04.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1009" title="MendrofaCom-JavaJazz-04" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-04-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> <a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-05.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1010" title="MendrofaCom-JavaJazz-05" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-05-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> <a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-01.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1011" title="MendrofaCom-JavaJazz-01" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-01-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> <a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-02.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1012" title="MendrofaCom-JavaJazz-02" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/03/MendrofaCom-JavaJazz-02-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/03/09/sampai-ketemu-di-java-jazz-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terima kasih Sudah Merokok</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/02/20/terima-kasih-sudah-merokok/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/02/20/terima-kasih-sudah-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 13:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Terima kasih sudah merokok, judul yang aneh ya. Menyuruh orang &#8220;membunuh&#8221; secara pelan-pelan diri sendiri dan menguras isi kantong tetapi kenapa berterima kasih? Ya, harus berterima kasih. Produsen rokok untung, petani tembakau untung, negara untung dengan cukai rokoknya yang mahal tetapi masih murah dibanding dengan negara-negara lain. Mereka-mereka inilah yang berterima kasih. Perputaran roda ekonomi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih sudah merokok, judul yang aneh ya. Menyuruh orang &#8220;membunuh&#8221; secara pelan-pelan diri sendiri dan menguras isi kantong tetapi kenapa berterima kasih? Ya, harus berterima kasih. Produsen rokok untung, petani tembakau untung, negara untung dengan cukai rokoknya yang mahal tetapi masih murah dibanding dengan negara-negara lain. Mereka-mereka inilah yang berterima kasih. Perputaran roda ekonomi dengan industri rokoknya memang sangat pesat, sepesat dampak negatifnya juga bahkan kalau dipikir-pikir, kerugian yang diakibatkan rokok tidak sebanding dengan keuntungan yang didapat tadi. Tetapi kenapa masih banyak yang merokok justru dikalangan warga yang ekonominya pas-pasan? aneh juga.<span id="more-949"></span></p>
<p>Saya secara pribadi berterima kasih juga karena telah merokok! Karena dengan merokok, saya bisa menulis artikel ini dan bisa mengerti kenapa &#8220;harus&#8221; merokok dan kenapa harus berhenti merokok segera atau kapan &#8220;idealnya&#8221; merokok dan kapan tidak merokok. Saya dulunya sebagai perokok aktif juga, tetapi sekarang saya sudah bosan merokok karena bosan merokok maka saya berkomitmen untuk berhenti merokok. Ya, sudah berhenti merokok lebih 2 tahun yang lalu. Dulu ketika berhenti, banyak teman-teman yang tertawa mendengarnya. Menurut mereka itu lucu dan mustahil terjadi tetapi buat saya itu tidak lucu dan gampang untuk berhenti. Dengan kesadaran sendiri dan sedikit kemauan, saya bisa berhenti merokok. Tidak ada tips, tidak ada yang menekan untuk berhenti dan bahkan saya tidak tersiksa karena disebabkan keputusan berhenti yang tiba-tiba itu. Semuanya berjalan lancar, tanpa hambatan. Lalu apa yang membuat saya berhasil berhenti? Alasannya:  BOSAN!</p>
<p>Sejarah rokok dalam hidup saya sendiri sebanarnya cukup panjang dan mempunyai &#8220;3 fase&#8221; merokok yaitu pertama kali mengenal rokok ketika kelas 6 Sekolah Dasar (SD), waktu itu cuma merokok 1 batang tetapi dengan jantung berdebar berjuta rasa antara takut dan nikmat. Setelah lulus dan masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari kelas 1 sampai 2 saya tidak merokok dan waktu kelas 3 saya merokok selama 1 tahun. Ketika lulus SMP dan masuk SMK, saya berhenti merokok lagi. Ketika kelas 3 SMK, saya telah menjelma jadi perokok berat! Wajib hukumnya untuk menyedot rokok minimal 1 bungkus setiap hari. Dalam fase ini, saya mempunyai &#8220;motto&#8221;: boleh tidak makan, asal merokok! Maklum waktu itu saya ngekos, uang kos dan uang untuk membeli keperluan sehari-hari sebagian dipakai untuk beli barang &#8220;haram&#8221; itu.</p>
<p>Ketika tamat SMK dan merantau untuk kuliah ke Jakarta, ternyata kebiasaan merokok ini tetap berjalan bahkan semakin parah, berinternet 2 atau 3 jam saja sudah menghabiskan 1 bungkus rokok. Ketika kuliah, selain merokok dibarengi dengan minum-minuman beralkohol, nongkrongnya di warung depan kampus yang tidak jauh dari pintu gerbang. Setiap cewek-cewek yang lewat disitu melihat kami dengan sinis  (belakangan baru sadar) tetapi saya menganggapnya keren, cool! Tidak sedikit kalau pulang kuliah saya dan beberapa teman melalui stasiun Megaria &#8211; Cikini dan bioskop Megaria di Jakarta Pusat yang legendaris itu  dengan berjalan  sempoyongan, lucu tetapi mungkin lebih cocok konyol.</p>
<p>Suatu saat sepeti biasa sambil menunggu dosen saya dan beberapa teman merokok di kelas yang ber-AC dan teman-teman lainnya yang tidak merokok menegur kami, teman saya yang lain mengalah keluar kelas walau dengan berat hati tetapi saya bersikeras untuk tidak meninggalkan kelas itu, sambil menghirup rokoknya dalam-dalam saya lalu balas mengecam mereka, kalau kalian tidak nyaman atau tidak senang kalian keluar ruangan. Jangan menyuruh saya keluar, hak saya untuk untuk santai dan merokok. Sayapun tidak menggubris protes mereka dan akhirnya teman-teman saya mengalah. Tinggallah sendirian di kelas sambil menikmati dan berpikir kenapa teman-teman saya pada protes? sampai mereka keluar kelas, padahal saya tahu mereka itu terpaksa karena sebenarnya mereka masih ingin berdiskusi dan menyelesaikan tugas-tugas mereka. Saya juga berpikir, dimana-mana orang-orang yang tidak merokok menghindari saya dan kalau sudah mulai pegang korek api dan rokok tiba-tiba tanpa diusir mereka sudah kabur.</p>
<p>Suatu saat saya berdebat sengit dengan seorang senior saya yang tidak merokok, menurut dia merokok itu dosa istilah sekarang haram. Sontak saya protes, mana ayat yang mendukung dalam kitab yang melarang atau mengharamkan rokok itu? teman saya lalu berkata, memang tidak ada tapi bukankah rokok itu merusak kesehatan yang merusak diri sendiri dan di Kitab agama manapun merusak kesehatan diri sendiri tidak boleh. Tapi jawaban saya sederhana, itu tidak relevan. Pokoknya merokok walaupun bisa merusak kesehatan tetapi bukan dosa.</p>
<p>Lalu lama-kelamaan, saya berpikir kenapa tidak berhenti merokok saja. Sudah jelas merokok itu banyak sisi negatifnya, kenapa saya harus bertahan untuk merokok? Terlepas apakah merokok itu dosa, haram atau bahkan sebaliknya.</p>
<p>Akhirnya saya mengambil keputusan untuk berhenti merokok, dan memotivasi diri-sendiri dengan berkata: saya bosan merokok! Kalau ketemu dengan teman-teman di kampus atau di kos, saya bilang maaf saya sudah berhenti merokok, saya bosan merokok. Kalau sudah bosan merokok apa yang anda lakukan? Teman saya menjawab: ya berhenti! Saya jawab benar, jadi jangan tawari saya rokok lagi.</p>
<p><strong>Merokok Itu Keren<br />
</strong></p>
<p>Dari dulu sampai sekarang, konon alasan orang merokok itu karena ingin tampil keren sambil menghindari sebutan bencong (banci) kalau dirinya tidak merokok dan kesenangan yang didapat dari merokok adalah bonus yang didapat dikemudian hari setelah terikat dengan rokok itu sendiri. Faktanya banyak bencong yang merokok, kalau masalah keren? itu relatif.</p>
<p>Biasanya orang-orang yang berhenti merokok akan mengalami tekanan dari diri-sendiri maupun dari luar misalnya dari teman-temannya maupun teman barunya ketika bertemu di suatu pesta misalnya. Seakan-akan orang lain berkata, anda payah, anda tidak punya solidaritas bahkan anda banci karena tidak merokok (padahal banyak banci yang merokok!) Salah satu alasan perokok pemula untuk nekat mencoba merokok karena alasan terakhir ini, menghindari cap banci dari teman-temannya oleh karena itu dia akan memulai merokok dan merasa itu keren. Pertanyaan saya, dengan banyak bencong (bahkan rata-rata merokok) apakah tidak sebaliknya perokok itu dicap sebagai banci? he he he</p>
<p>Mungkin bagi anda yang masih aktif merokok dan berkeinginan berhenti mempertimbangkan kata-kata terakhir ini untuk memotivasi diri-sendiri biar bisa berhenti merokok. Ucapkan berkali-kali: saya bosan merokok, saya bukan banci!! Tentunya semua hal adalah merupakan pilihan buat kita, anda punya pilihan untuk tetap merokok atau untuk berhenti merokok, itu adalah pilihan hidup anda, hak prerogatif anda.</p>
<p>Pesan moral: berhentilah merokok, sebelum rokok itu membunuh anda!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/02/20/terima-kasih-sudah-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RPP Konten Multimedia, Peraturan Reaktif</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/02/16/rpp-konten-multimedia-peraturan-reaktif/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/02/16/rpp-konten-multimedia-peraturan-reaktif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 04:53:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Opinion]]></category>
		<category><![CDATA[Politic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=905</guid>
		<description><![CDATA[Rancangan Peraturan Menteri tentang konten multimedia menurut saya merupakan rancangan peraturan reaktif atas &#8220;kegagalan&#8221; pemerintah dalam memerangi atau membendung aksi sebagian tulisan di blog, forum maupun di situs-situs lainnya yang melanggar hukum ataupun ada indikasi melanggar hukum di Indonesia ataupun menghina tokoh-tokoh tertentu seperti artikel dan gambar yang menghina nabi salah satu agama beberapa waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rancangan Peraturan Menteri tentang konten multimedia menurut saya merupakan rancangan peraturan reaktif atas &#8220;kegagalan&#8221; pemerintah dalam memerangi atau membendung aksi sebagian tulisan di blog, forum maupun di situs-situs lainnya yang melanggar hukum ataupun ada indikasi melanggar hukum di Indonesia ataupun menghina tokoh-tokoh tertentu seperti artikel dan gambar yang menghina nabi salah satu agama beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Tuduhan saya ini berdasarkan atas salah satu pasal yang justru menghukum penyelenggara (provider) yang belum tentu berperan sebagai penulis konten dan bukan menghukum penulis konten misalnya. Dan cara ini dianggap efektif karena kalau ada pelanggaran maka tinggal meminta pertanggungjawaban provider tadi, mencari biang kerok atau penulis konten tidak perlu lagi karena sudah otomatis ada tersangkanya. Kalau pakai cara ini, betapa &#8220;praktisnya&#8221; mencari pelaku kejahatan di dunia maya. Tanpa bantuan pakar, ahli IT atau pakar forensik, pihak berwajib sudah dapat tersangkanya, instan!<span id="more-905"></span></p>
<p>Kasus yang berusaha menyeret penyelenggara konten misalnya pernah dialami Youtube karena dianggap telah mempublikasi hak cipta dari para penyedia materi yang videonya diupload di situs <a href="http://youtube.com/" target="_blank">youtube.com</a>. Dan hasilnya apa? Apakah Youtube sukses dijerat? Jawabannya hampir tidak mungkin dan mereka akhirnya terbebas dari jeratan hukum.</p>
<p>RPM tentang multimedia ini seperti peraturan yang berusaha mencari tikus dalam lumbung padi, gudang makanan atau gudang penyimpanan. Karena rasa frustasi dan ketidakberdayaan mencari tikus itu, maka gudangnya dihanguskan, dibakar! Segitunyakah sampai membakar gudang tersebut? Sepertinya tidak tepat dan tidak bijaksana. Tetapi ya itu tadi, karena panik makanya timbullah kebijakan yang reaktif itu dengan membakar gudang atau lumbung padinya. Tentunya cara ini bukan menyelesaikan masalah.</p>
<p>Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) saja perlu ditinjau kembali karena sudah ada korbannya, kementrian komunikasi dan informasi justru menambah peraturan yang kontroversial. Semoga peraturan ataupun undang-undang yang dibuat pemerintah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mengayomi dan melindungi masyarakat dari kejahatan atau kerugian yang ditimbulkan dari penyebaran konten multimedia dan bukan justru sebaliknya menjadi media baru dalam &#8220;membunuh&#8221; kreatifitas khususnya di dunia maya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/02/16/rpp-konten-multimedia-peraturan-reaktif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prahara BENDERA</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/02/13/prahara-bendera/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/02/13/prahara-bendera/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 05:23:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Editorial]]></category>
		<category><![CDATA[Politic]]></category>
		<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=892</guid>
		<description><![CDATA[Markas Benteng Demokrasi Indonesia (Bendera) semalam tiba-tiba diserang oleh orang tak dikenal (12/02/2010). Sepintas ini merupakan hal yang luar biasa, namun sebenarnya menurut saya ini adalah hal yang wajar. Wajar karena di negeri nan demokratis ini, kritik tajam yang dibarengi dengan tindakan kekerasan sepertinya telah menjadi salah satu paket yang setiap hari kita saksikan di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Markas Benteng Demokrasi Indonesia (Bendera) semalam tiba-tiba diserang oleh orang tak dikenal (12/02/2010). Sepintas ini merupakan hal yang luar biasa, namun sebenarnya menurut saya ini adalah hal yang wajar. Wajar karena di negeri nan demokratis ini, kritik tajam yang dibarengi dengan tindakan kekerasan sepertinya telah menjadi salah satu paket yang setiap hari kita saksikan di media televisi.</p>
<p>Lihat saja di kampus-kampus yang menjadi &#8220;sarang&#8221;nya calon intelektual muda, setiap kritik yang disalurkan melalui demonstrasi kalau boleh dibilang selalu dibarengi dengan bumbu kekerasan, dorong-dorngan dengan aparat. Sebenarnya saya dulu salah satu yang senang dengan berdemo pakai pola ini, tetapi lama-kelamaan kok perasaan demonstrasi sekarang semakin banyak tindakan kekerasan yang tidak perlu dibanding dengan isi tuntutan para pendemo itu ya. Saya bukan anti demo, malah mendukung tetapi menurut saya berdemo yang wajarlah. Kalau tuntutan tidak didengar, tidak harus melakukan provokasi yang menjurus ketindakan kekerasan. <span id="more-892"></span></p>
<p>Aparat di lapangan juga kadang menambah ricuh suasana. Lihat saja beberapa kasus penggusuran yang dilakukan aparat polisi pamong praja yang kurang bersahabat. Lalu apa hubungan tindakan-tindakan tidak wajar ini dengan penyerangan markas Bendera diatas? Hubungannya adalah bahwa kelompok tertentu yang tidak suka dengan tindakan aktifis Bendera itu akan mengkritik dalam bentuk penyerangan, intimidasi dan bukan adu argumen atau mengklarifikasi dengan memberikan data-data yang bisa membantah tuduhan itu dan bukan malah sebaliknya langsung mengkriminalkan pelapor dengan memakai pasal pencemaran nama baik atau menganggap difitnah.</p>
<p>Saya dizolimi, difitnah dibilang ini dan itu. Pernyataan semacam ini sering kita dengar dari para politisi dan pemimpin negeri. Sering curhat, seakan-akan apa yang dikeluhkan warga atau LSM semuanya fitnah dan tidak benar. Dan kalaupun tidak benar, kenapa harus repot-repot curhat, cengeng sekali (meminjam kata salah satu keomentator di televisi)<em>.</em></p>
<p>Hentikan kekerasan, dukung sikap kritis dan berani aktifis Bendera dan usut penyerang markas Bendera itu biar anak bangsa tidak takut bersuara dan bebas dari intimidasi.<em> Jangan lebay plis!<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/02/13/prahara-bendera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Panduan Verifikasi PayPal Dengan Kartu Debit</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/02/05/panduan-verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/02/05/panduan-verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 09:21:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[PayPal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Verifikasi rekening PayPal sudah bisa dilakukan dengan kartu debit atau rekening tabungan di Bank lokal tanpa harus menggunakan kartu kredit ataupun menggunakan virtual credit card (VCC). Cara aktifasinya juga sangat mudah dan prosesnya cepat, namun perlu sedikit cara yang gak &#8220;biasa&#8221; untuk verifikasinya. Berikut panduan pendaftaran sampai proses verifikasi account PayPal. Semoga bermanfaat.
Silahkan melakukan pendaftaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Verifikasi rekening PayPal sudah bisa dilakukan dengan <strong>kartu debit</strong> atau rekening tabungan di Bank lokal tanpa harus menggunakan kartu kredit ataupun menggunakan virtual credit card (VCC). Cara aktifasinya juga sangat mudah dan prosesnya cepat, namun perlu sedikit cara yang gak &#8220;biasa&#8221; untuk verifikasinya. Berikut panduan pendaftaran sampai proses verifikasi account PayPal. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Silahkan melakukan pendaftaran di <strong>www.payPal.com</strong>. Di formulir yang tersedia, isi data seperti: alamat e-mail, password, nama, tanggal lahir, negara, alamat, kota, kode pos dan nomor telepon. Identitas harus diisi dengan jelas dan bukan nama samaran. Selanjutnya klik <strong>&#8220;Agree and Create Account&#8221;</strong> sehingga akan muncul formulir pengisian data kartu kredit seperti gambar berikut:</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-daftar2.png"><img class="alignnone size-full wp-image-838" title="MendrofaDotCom-daftar2" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-daftar2.png" alt="" width="553" height="328" /></a></p>
<p>Nah, di tahap pengisian formulir kartu kredit inilah yang selama ini menghambat proses verifikasi rekening PayPal khususnya bagi pendaftar yang belum mempunyai kartu kredit. Untuk itu abaikan saja tahap ini, langsung klik <strong>&#8220;Go to My Account&#8221;</strong>.</p>
<p>Konfirmasi kepemilikan e-mail dengan mengklik link yang telah dikirimkan PayPal ke e-mail, buka e-mail lalu klik <strong>&#8220;Link your card&#8221;</strong></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-konfirmasi-e-mail.png"><img class="alignnone size-full wp-image-849" title="MendrofaDotCom-konfirmasi e-mail" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-konfirmasi-e-mail.png" alt="" width="438" height="320" /></a></p>
<p><a href="../wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tampilan-PayPal.png"></a><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verifikasi-e-mail.png"><img class="alignnone size-full wp-image-847" title="MendrofaDotCom-Verifikasi e-mail" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verifikasi-e-mail.png" alt="" width="568" height="177" /></a></p>
<p>Setelah konfirmasi kepemilikan e-mail sudah sukses, langkah selanjutnya adalah menautkan (link) rekening Bank ke PayPal. Klik <strong>&#8220;My Account&#8221;</strong> lalu pilih <strong>&#8220;Profile&#8221;</strong>, pilih <strong>&#8220;Add/Edit Bank Account&#8221;</strong>. Perhatikan gambar berikut:</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-addBank.png"><img class="alignnone size-full wp-image-852" title="MendrofaDotCom-addBank" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-addBank.png" alt="" width="581" height="247" /></a></p>
<p>Penggunaan nama samaran/nama yang tidak sesuai dengan identitas akan menghambat proses verifikasi dan konsekuensinya PayPal akan mengenakan biaya sebesar Rp. 50.000, selain itu proses penarikan uang dari PayPal ke rekening Bank nantinya akan dikenakan biaya juga. Untuk itu nama yang didaftarkan harus sesuai identitas (lihat gambar berikut).</p>
<p>PayPal menanyakan informasi negara, nama Bank secara lengkap, kode Bank dan nomor rekening tabungan. Untungnya PayPal sudah membantu dengan menyertakan nama lengkap Bank yang ada di Indonesia beserta kode Bank sehingga gak perlu menghubungi pihak Bank untuk menanyakan kode mereka. Klik <strong>&#8220;What this?&#8221;</strong> untuk melihat daftar Bank beserta kodenya. Setelah pengisian data sudah lengkap klik <strong>&#8220;Continue&#8221;</strong></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-isi-data.png"><img class="alignnone size-full wp-image-857" title="MendrofaDotCom-isi data" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-isi-data.png" alt="" width="509" height="433" /></a></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Kode-Bank.png"><img class="alignnone size-full wp-image-861" title="MendrofaDotCom - Kode Bank" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Kode-Bank.png" alt="" width="550" height="358" /></a></p>
<p><em>Nama bank beserta kodenya</em></p>
<p>Gambar di bawah adalah konfirmasi keakuratan data rekening Bank, kalau sudah benar klik<strong> &#8220;Add Bank Account&#8221;</strong><em><br />
</em></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Konfirmasi-dari-Paypal.png"><img class="alignnone size-full wp-image-858" title="MendrofaDotCom - Konfirmasi dari Paypal" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Konfirmasi-dari-Paypal.png" alt="" width="447" height="307" /></a></p>
<p><em> </em>Setelah rekening Bank dikonfirmasi, akan muncul pemberitahuan dari PayPal bahwa 1-3 hari kerja mereka akan mengirimkan deposit ke rekening Bank dalam jumlah kecil. Silahkan cek rekening Bank anda lewat internet Banking ataupun mencetak buku tabungan ke Bank.</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tambah-bank-Sukses.png"><img class="alignnone size-full wp-image-860" title="MendrofaDotCom -  Tambah bank Sukses" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tambah-bank-Sukses.png" alt="" width="499" height="266" /></a></p>
<p>Di halaman depan (My account) klik <strong>&#8220;Get Verified</strong>&#8221; dan akan muncul seperti pada gambar berikut. Ada tiga tahapan disini yaitu menambah Bank (Add bank account), memulai proses konfirmasi Bank untuk mendapatkan verifikasi (start process to confirm bank account dan get verified) dan mengkonfirmasi rekening bank (Confirm bank account). Tahapan pertama dan kedua sudah dilakukan yang berstatus &#8220;Complete&#8221; dan tinggal tahapan ketiga yang masih berstatus &#8220;To do&#8221;.</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tahapan-verifikasi.png"><img class="alignnone size-full wp-image-864" title="MendrofaDotCom - Tahapan verifikasi" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tahapan-verifikasi.png" alt="" width="574" height="275" /></a></p>
<p>Setelah beberapa jam atau hari berikutnya, silahkan cek halaman ini lagi. Anda akan mendaoatkan status baru yaitu &#8220;In progress&#8221; yang artinya konfirmasi verifikasi rekening Bank sudah siap dilakukan. Klik link &#8220;Confirm bank account&#8221; dan cek juga histori transaksi rekening bank.</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tahapan-verifikasi-2.png"><img class="alignnone size-full wp-image-867" title="MendrofaDotCom - Tahapan verifikasi 2" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Tahapan-verifikasi-2.png" alt="" width="587" height="287" /></a></p>
<p>Deposit dari PayPal dalam bentuk kliring di histori transaksi rekeninng bank, masing-masing Rp. 11.00 dan Rp. 3.00.</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-deposit-Bank.png"><img class="alignnone size-full wp-image-868" title="MendrofaDotCom - deposit Bank" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-deposit-Bank.png" alt="" width="575" height="161" /></a></p>
<p>Silahkan mengkonfirmasi deposit yang diterima dengan mengisi formulir yang disediakan seperti pada gambar berikut:</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-konfirmasi-deposit.png"><img class="alignnone size-full wp-image-869" title="MendrofaDotCom - konfirmasi deposit" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-konfirmasi-deposit.png" alt="" width="383" height="334" /></a></p>
<p>Tahapan verifikasi rekening bank telah selesai, rekening/account PayPal sudah aktif. Perhatikan gambar berikut:</p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verifikasi-sukses.png"><img class="alignnone size-full wp-image-872" title="MendrofaDotCom - Verifikasi sukses" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verifikasi-sukses.png" alt="" width="556" height="332" /></a></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verified.png"><img class="alignnone size-full wp-image-873" title="MendrofaDotCom - Verified" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verified.png" alt="" width="505" height="305" /></a></p>
<p><a href="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verified-PayPal.png"><img class="alignnone size-full wp-image-874" title="MendrofaDotCom - Verified PayPal" src="http://www.mendrofa.com/wp-content/uploads/2010/02/MendrofaDotCom-Verified-PayPal.png" alt="" width="556" height="197" /></a></p>
<p>Rekening PayPal sudah aktif dan sudah siap melakukan transaksi. Selamat  mencoba&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/02/05/panduan-verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Verifikasi PayPal Dengan Kartu Debit</title>
		<link>http://www.mendrofa.com/2010/01/30/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/</link>
		<comments>http://www.mendrofa.com/2010/01/30/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 09:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kris J. Mendrofa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Share]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[PayPal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.mendrofa.com/?p=808</guid>
		<description><![CDATA[Bertransaksi online sudah jamak dilakukan dewasa ini, salah satu alat pembayaran yang terbukti aman, mudah dan cepat adalah PayPal. Lebih aman dibanding bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit secara langsung, maksud saya secara langsung disini adalah sebenarnya kartu kredit tetap kita butuhkan untuk membayar bila saldo di rekening PayPal gak cukup untuk membayar transaksi yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bertransaksi online sudah jamak dilakukan dewasa ini, salah satu alat pembayaran yang terbukti aman, mudah dan cepat adalah PayPal. Lebih aman dibanding bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit secara langsung, maksud saya secara langsung disini adalah sebenarnya kartu kredit tetap kita butuhkan untuk membayar bila saldo di rekening PayPal gak cukup untuk membayar transaksi yang kita lakukan. Tetapi nomor kartu kredit ga disertakan pada setiap transaksi karena kita hanya menggunakan alamat e-mail dalam melakukan pembayaran sehingga informasi nomor kartu kredit kita gak akan bisa disalahgunakan pihak lain. PayPal sudah menautkan kartu kredit kita sehingga setiap melakukan eksekusi/pembayaran, maka akan menariknya dari kartu kredit.<span id="more-808"></span></p>
<p>PayPal sendiri mendefinisikan dirinya sebagai cara membayar dan dibayar online setiap saat di mana saja. Rekening PayPal ada tiga kategori yaitu perorangan, primer dan bisnis. Mempunyai rekening PayPal yang berstatus terverifikasi (verified) merupakan impian sebagian blogger (matre?) termasuk impian saya juga yang berbisnis <span style="color: #000000;"><a title="your hosting &amp; domain provider" href="http://www.hoster2u.com" target="_blank">hosting dan pendaftaran domain</a></span>, pebisnis online dan juga siapa saja yang mau berbisnis dan ingin bertransaksi dengan memakai jasa PayPal.</p>
<p>Saya gak akan membahas secara rinci kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis rekening ini karena di website PayPal kita bisa menemukannya. Saya akan membahas proses verifikasi rekening PayPal dengan menggunakan kartu debit. Karena beberapa tahun lalu, hanya pengguna kartu kredit yang bisa meng-verifikasi PayPal. Bahkan saya sendiri karena mempunyai keinginan kuat untuk mempunyai rekening PayPal (terverifikasi tentunya, bukan hanya sekedar terdaftar) sering browsing dan membeli buku yang membahas tentang PayPal, sayang dalam pembahasan buku itu mengatakan bahwa rekening tabungan/kartu debit belum bisa dipakai untuk mengverifikasi rekening PayPal.</p>
<p>Ada alternatif lain yaitu dengan menggunakan VCC atau virtual credit card dengan menggunakan biaya tentunya, biayanya bervariasi antara Rp. 70.000 sampai Rp. 150.000. Cukup banyak yang menawarkan VCC di internet. Tapi kalau ada yang gratis kenapa harus bayar? Kita bisa melakukan verifikasi sendiri tanpa bantuan pihak lain.</p>
<p>Akhirnya verifikasi account PayPal kedua saya berhasil, yang cukup menggembirakan adalah ternyata hanya butuh waktu 2 hari untuk mendapatkan status verified (terverifikasi) bahkan bisa 1 hari bila pendaftaran dilakukan pagi hari, sore harinya sudah bisa verifikasi rekening PayPal dengan catatan pendaftaran dilakukan sesuai hari kerja bank. Kalau hari minggu/libur, akan dilakukan pada hari kerja berikutnya.</p>
<p>Verifikasi kedua ini sebenarnya saya lakukan untuk mengkonfirmasi dan mengetahui secara detail cara aktifasi denbgan menggunakan rekening tabungan (baca kartu debit), maklum pada verifikasi pertama, saya gak terlalu memperhatikan step by step proses pendaftarannya karena waktu itu hanya coba dan coba karena gak terlalu yakin kalau kartu debit bisa digunakan walaupun sebelumnya saya googling disana-sini dan ada yang menulis kalau memang bisa tapi rinciannya kurang lengkap.</p>
<p>Berhubung karena saya tiba-tiba ada kerjaan yang mendesak maka panduan lengkapnya akan saya tulis terpisah dari artikel ini, silahkan blog walking lagi. Semoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.mendrofa.com/2010/01/30/verifikasi-paypal-dengan-kartu-debit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
