Candi Borobudur, Mahakarya ASEAN

Siapa yang tidak kenal Candi Borobudur? Berbicara tentang Candi yang pernah tercatat sebagai 7 keajaiban dunia ini pasti tidak ada yang membantah bahwa Candi Borobudur salah satu bangunan terkenal di seantero muka bumi. Candi yang dibangun oleh Raja Samaratungga antara abad ke-8 hingga abad ke-9 dengan proses pembangunan berlangsung 75 tahun di bawah kepemimpinan arsitek Gunadarma ini, selain  memiliki nilai seni tak tertandingi dengan relief Buddha terbesar, terlengkap di dunia juga merupakan candi terbesar dan termegah di dunia.

Candi Borobudur | Photo by Kompas Images
Bayangkan, Candi Borobudur mempunyai dinding yang dipenuhi dengan 2672 pahatan panel relief, yang jika disusun berjajar akan mencapai panjang 6 km. Luar biasa!

Panel relief yang dipahat di dinding Candi Borobudur terbagi menjadi 4 kisah  utama yaitu Karmawibangga, Lalita Wistara, Jataka dan Awadana, dan terakhir Gandawyuda. Di antara panel relief yang terpahat di dinding Candi Borobudur, terselip 10 relief kapal yang membuktikan dan menceritakan ketangguhan nenek moyang bangsa Indonesia dalam mengarungi samudera.

Dan akhir-akhir ini, para ahli berpandangan bahwa ternyata relief yang ada di Candi Borobudur mempunyai “kembaran”, ya relief Candi Angkor Wat yang dibangun 3 abad setelah Candi Borobudur ada yang berada di Kamboja mempunyai beberapa kemiripan dengan relief yang ada di Candi Borobudur.

Kemiripan relief yang ada di Candi Angkor Wat tentunya bukan kebetulan semata, diperkirakan arsitek Candi Angkor Wat khususnya yang menangangi motif panel relief Candi Angkor Wat terinspirasi dan “menjiplak” relief yang ada di Candi Borobudur. Ini membuktikan sekaligus menambah argumentasi bahwa nusantara itu dulunya pernah punya pengaruh luas di kawasan.

Sebagai mahakarya bangsa Indonesia, Candi Borobudur dengan segala keajaiban dan kecanggihan teknologi di zamannya itu, kini selain merupakan kebanggaan Indonesia juga merupakan kebanggaan ASEAN bahkan dunia. Dalam kerangka ASEAN Economic Community, Candi Borobudur merupakan mahakarya “bersama”, Candi Borobudur adalah mahakarya ASEAN.
Share on WhatsApp

0 comments:

Posting Komentar